Yogyakarta punya banyak objek wisata budaya yang pantas dijadikan destinasi liburan. Candi Ratu Boko salah satunya, yang siap dieksplorasi karena punya segudang pesona yang tak kalah dengan candi lainnya yang lebih terkenal seperti Borobudur dan Prambanan.
Mau tahu sejarah hingga hal terbaik yang bisa dilakukan saat berkunjung kesana? Yuk simak informasinya sampai tuntas!
Sejarah Candi Ratu Boko
Awalnya candi yang terletak di Kabupaten Sleman Yogyakarta ini ditemukan oleh Van Boeckholtz tahun 1790. Awalnya hanya berupa situs purbakala namun, penelitian dilanjutkan oleh FDK Bosch menemukan bahwa di kawasan tersebut ada sisa kerajaan.
Tapi, karena bentuknya seperti bangunan batu maka jadilah diberi nama candi, yang berada di perbukitan dengan ketinggian mencapai 195,97 meter dari permukaan laut.
Jika dilihat dari lokasinya, Candi Ratu Boko adalah tetangga yang sangat dekat dengan Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Luasnya sekitar 25 hektar dan sudah dijadikan situs wisata yang juga tak kalah ramai pengunjung dibanding candi lainnya yang ada di Yogyakarta.
Jam Buka
Kalau Anda mau menikmati keindahan dari situs bersejarah ini, jangan khawatir karena pengelola membukanya untuk umum setiap hari. Tepatnya dari pukul 09.00 hingga 17.00.
Tapi, jika Anda ingin puas eksplorasi setiap sudut bangunan dan wahana yang ada di dalamnya disarankan datang pada pagi hari. Dimana, udara segar masih sangat kental terasa. Bisa juga sore hari sambil menunggu matahari terbenam.
Pastikan saja Anda menerapkan protokol kesehatan jika ingin datang kesana, karena sejak Indonesia dilanda Pandemi Covid-19 semua tempat wisata diawasi dan menerapkan keamanan dan proteksi kesehatan yang lebih maksimal. Gunanya, untuk menjaga pengunjung tetap aman, sehat, dan tidak memicu penyebaran virus.
Harga Tiket Masuk
Satu hal yang perlu Anda siapkan sebelum datang ke lokasi Candi ini, yaitu biaya tiket masuk. Biasanya ditentukan berdasarkan usia dan paket wisata yang dipilih oleh pengunjung.
- Untuk anak berusia 1-3 tahun tidak dipungut biaya
- Untuk anak usia 3 tahun hingga usia 10 tahun, dikenakan biaya per orang sebesar Rp 20.000. Harga tersebut sudah termasuk asuransi seharga Rp 500.
- Untuk anak 10 tahun ke atas hingga dewasa dikenakan biaya Rp 40.000/orang, juga sudah termasuk biaya asuransi dengan nilai yang sama.
- Untuk grup yang melakukan kegiatan sekolah seperti study tour, baik dari tingkat SD hingga mahasiswa dengan jumlah minimal 20 orang biayanya Rp 20.000/orang.
- Jika Anda ingin melakukan perjalanan dari terusan Ratu Boko menuju Candi Prambanan atau rute menuju Candi Borobudur, menggunakan armada yang tersedia. Biayanya berkisar Rp 35.000-Rp75.000 untuk satu orang pengunjung.
Rute Terbaik
Ada beberapa rute yang bisa Anda pilih untuk bisa sampai ke lokasi Candi di Jalan Raya Piyungan-Prambanan pada Kilometer 2, Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta ini. Tinggal pilih, dari manakah Anda akan memulai perjalanan tersebut.
- Rute paling banyak digunakan adalah dari pusat Yogyakarta dengan jarak tempuh sekitar 31 menit. Anda bisa memilih jalur menuju Kota Solo, kemudian pada pertigaan kawasan Pasar Prambanan tinggal belok Kanan hingga sampai ke lokasi candi tanpa belok ke arah lainnya.
- Rute selanjutnya dari Kota Solo dengan jarak tempuh sekitar 52 kilometer. Bisa ditempuh melalui Jalan Raya Solo menuju Yogyakarta. Bisa juga lewat Jalan Radjiman kemudian lanjutkan ke Jalan Raya Solo menuju Yogyakarta.
- Rute dari Bandara Adisucipto menuju candi ini sangat mudah, hanya lewat Jalan Raya Solo ke Yogyakarta dan bisa ditempuh hanya 16 menit perjalanan saja.
Wahana
Lantas apa saja wahana yang bisa dimanfaatkan ketika sudah ada di kawasan candi tersebut? Berikut ini daftarnya yang bisa Anda jajal sendirian atau bersama orang-orang terdekat.
-
Sunset di Atas Bukit
Jika Anda beruntung datang di sore hari, tepatnya sekitar pukul 17.00, sempatkanlah menikmati sunset alias pemandangan matahari tenggelam dari atas candi.
Momen ini bisa menjadi salah satu yang dicari pengunjung karena kesan romantisnya sangat terasa. Bisa dijadikan momen spesial bersama orang tercinta.
-
Perpaduan Arsitektur Budha dan Hindu
Pada beberapa bagian candi, sangat kental arsitektur Budha, terlihat dari bentuk bangunan dan relief yang terdapat disana. Namun pada bagian lain, ada kemegahan arsitektur bangunan yang identik dengan ajaran agama Hindu.
Hal ini menjadi bukti, bahwa sejak lama toleransi antar agama di Indonesia sudah dipegang teguh. Jangan lupa untuk mengabadikan momen ini dalam jepretan kamera.
-
Paseban
Ada sisa peninggalan kerajaan, dimana terdapat bangunan dengan ukuran 1,5 meter x 7 meter x 38 meter. Dulunya dijadikan tempat warga atau penghuni kerajaan untuk bertemu dengan raja, biasanya disebut Paseban.
-
Goa Lanang dan Wadon
Keunikan dari objek wisata ini adalah terdapat gua pada sisi timur dari Paseban. Gua ini disebut Lanang yang berbentuk lorong yang terlihat seperti persegi.
Sedangkan di bagian Tenggara Paseban, ada satu lagi gua yang juga tak kalah unik dan diberi nama Wadon. Di dalamnya terdapat cekungan yang mirip dengan ruangan-ruangan kecil.
Fasilitas
Sebuah tempat wisata tidak akan banyak dikunjungi, jika fasilitas di sekitarnya tidak lengkap. Beruntung, sejak Candi Ratu Boko buka jam sembilan pagi Anda sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada.
Mulai dari area parkir yang luas, bisa menjadi area parkir puluhan kendaraan roda empat dan roda dua bahkan bus pariwisata dengan ukuran jumbo sekalipun. Ada juga fasilitas toilet umum yang ada di sekitar kawasan, begitu juga mushola untuk umat muslim yang ingin beribadah saat waktunya tiba.
Sedangkan bagi yang ingin beristirahat usai mengeksplorasi kawasan candi, bisa memilih gazebo yang tersedia di beberapa sudut candi dengan arsitektur Jawa yang sangat etnis dan nyaman. Ada juga papan informasi yang akan memudahkan perjalanan Anda selama berada di sana.
Lokasi Kuliner
Candi Ratu Boko terletak di kawasan yang ramai didiami penduduk, makanya banyak restoran yang tersedia dan menyediakan berbagai varian menu. Diantaranya ada:
-
Pulen Kopi Ponti
Menyediakan menu tradisional khas Jawa Tengah yang siap menjadi santapan makan siang Anda.
-
Bakso Idola Pak Tikno
Pecinta bakso wajib mampir ke warung yang satu ini, tersedia berbagai jenis bakso dengan menu favorit yaitu bakso rusuk yang terkenal.
Hal Menarik Seputar Candi Ratu Boko
Hal menarik pertama adalah bahan pembuatan candi yang kebanyakan dari batu kapur. Tapi memang yang banyak tersisa hanya pondasinya saja, sedangkan atapnya sudah banyak yang hilang.
Selanjutnya adalah pesona gerbang bagian depan yang dibuat dari susunan batu namun sangat kokoh.
Cara Terbaik Eksplorasi Candi Ratu Boko
Siap untuk eksplorasi candi penuh keunikan ini? Pastikan melakukan cara terbaik ini:
- Mempersiapkan diri dan pastikan sehat lahir batin, jangan melancong dalam kondisi sakit untuk menghindari kondisi kesehatan yang semakin menurun.
- Jangan lupa untuk membawa bekal yang cukup, baik itu minuman maupun makanan.
- Pastikan untuk melihat informasi yang tertera pada papan informasi di kawasan wisata.
- Pastikan juga membawa topi, payung, dan kacamata untuk menghindari terpapar cahaya matahari langsung atau hujan.
Semoga informasi seputar Candi Ratu Boko di atas memberikan inspirasi liburan bagi Anda tahun ini. Pastinya tidak akan sia-sia pergi melancong kesana, karena banyak wawasan baru yang akan didapat.






